Tengok.id, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kini sedang memeriksa jumlah pemilih yang belum masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Setelah dilakukan pengecekan oleh KPU, ternyata ada 31 juta penduduk yang sudah memiliki e-KTP namun belum masuk DPT.

“Itu juga sedang dalam pengecekan, apakah betul datanya data itu,” ujar Komisioner KPU, Viryan Aziz, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018).

Menurut Viryan, angka ini berdasarkan data Dukcapil dan baru diterima KPU pada 16 September 2018. “Kami menyampaikan ada data dari Dukcapil sebanyak 31 juta, data itu di berikan berdasarkan surat tanggal 14 September 2018 yang diberikan tanggal 16 September,” kata Viryan.

BacaKerjasama Bawaslu, Kemenkominfo dan KPU Awasi Akun Negatif

KPU sebelumnya menerima data analisis daftar pemilih dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Tercatat 31 juta pemilih yang telah merekam KTP elektronik belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Menurut keterangan Viryan Aziz sebelumnya, berdasarkan surat dari Dukcapil analisis DPT pemilu disampaikan salah satu poinnya terdapat 31.975.830 jiwa pemilih, yang sudah melakukan perekaman data KTP elektronik, tapi belum masuk DPT KPU.

Analisis ini merupakan hasil pengecekan dari Daftar Pemilih Potensial Pemilu (DP4), dengan DPT. Viryan mengatakan sebelumnya tercatat data pemilih yang belum terdaftar, yaitu 11 juta pemilih.

Bagaimana menurut pembaca?