Tengok.id– Matthew and Candise Raison, berasal dari Australia. Mereka melakkan liburan ke pulau Bali. Ketika berada di Pulau berjuluk Seribu Pura itu mereka memutuskan untuk mengobati diri mereka dengan cara pijatan ‘naga merah’ atau kerokan yang merupakan perawab khas Indonesia ternasuk Bali.

Awalya Mathew mengira pijatan itu adalah pijatan yang disertai doa-doa, saat sang pemijat mengatakan apakah dia ingin ‘mengeluarkan naga merah’ darinya. Mendengar itu Candise menjawab “Saya tidak tahu apa yang Anda katakan tetapi suami saya akan mencoba apa saja, lakukanlah!”

Setelah itu barulah keduanya paham apa yang dimaksudkan tukang pijat ketika si pemijat mulai mengukir punggung Matthew dengan koin. Pijat itu disebut Gua sha yang merupakan praktik medis Asia di mana sisi koin digosok dengan garis-garis paralel di dada dan punggung.

Ini sering disebut sebagai “gesekan” atau “coining” dan diyakini melepaskan materi tubuh yang tidak sehat dari sakit, lelah, atau cedera otot dan merangsang aliran darah baru, oksigen.

(baca: Masuk Angin, Jessica Iskandar Kerokan)

Namun mereka kaget. Punggung Matthew penuh dengan gurat-gurat merah. Mereka pun berfoto dan foto itu kemudian viral di media-media di Inggris seperti dilihat Tengok.id.

Candise kepada Daily Mail berkata kalau suaminya sudah 3 tahun sakit punggung. Setelah mencoba Red Dragon Massage alias kerokan itu penyakitnya sembuh. “Dia tidak pernah mengeluhkan sakit punggung lagi setelah itu,” kata Candise.

Bagaimana menurut pembaca?