Tengok.id- Broadcast gempa susulan itu akan terjadi dengan skala lebih besar. Bahkan, broadcastnya mencatut nama BMKG. Potensi gempanya juga tak main-main sebesar 7,5 skala richter hingga 8,4 SR, tanpa menyebut dimana lokasi persisnya.

Sekadar mengingatkan kembali dan #BMKG sering menyampaikan; bahwa saat ini #gempa belum dapat DIRAMAL (atau diprediksi) secara tepat di mana lokasinya, berapa kekuatannya, dan kapan waktunya.

Tapi… untuk si doi segeralah untuk DILAMAR, sebelum ditikung kawan. 💍😎, ” tulis BMKG lewat akun twitternya

Informasi yang di luar dari bahasa resmi itu mendapatkan respons positif dari netizen.

“sekarang kudu tertawa kalo baca kicauannya mimin @infoBMKG . bahasanya anak muda bgt. Sebelum2nya cukup formal bahasa kicauannya. semangat mimin,” ujar @siariyanti

(baca: Ramalan Gempa Megathrust di Jakarta Meresahkan)

BMKG juga menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa warga harus keluar rumah pada jam-jam tertentu.

#BMKG tidak pernah mengeluarkan pernyataan untuk keluar rumah di jam sekian-sekian karena akan ada gempa susulan dengan sekian magnitude. Sudah jelas itu #Hoax,” BMKG menambahkan.

Pesan berantai lain menyebutkan malam ini diprediksi ada gempa susulan M 8,4 di Madura dengan kedalaman 13 cm dan berpotensi tsunami. Gempa itu disebut bakal mengakibatkan guncangan dashyat dan semburan air hangat.

Broadcast itu dipastikan hoax. Karena itu BMKG meminta warga untuk mencermati pesan-pesan yang beredar seperti ini.

“Jika mendapatkan pesan seperti ini atau sejenisnya, baca pelan-pelan dan dihayati. Eh, waittt… Kedalaman: 13 CM??? Ini kedalaman gempa yang akan terjadi atau letupan mercon yang dikubur di tanah? 😱 . Jelas dipastikan ini #Hoax. Tidak ada prediksi gempa sampai sedetail itu,” terang BMKG .

Bagaimana menurut pembaca?