Tengok.id, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah  menyetujui untuk mengeluarkan anggaran siap pakai (on call)  sebesar Rp 560 miliar. Dana sebesar itu nantinya akan dipakai untuk penanganan gempa Palu Donggala oleh Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, dana tersebut hari ini (red-Selasa,2/10/2018) sudah cair. “Proses penganggaran sedang berjalan, kita setujui pada hari Sabtu yang lalu,” ujarnya, Selasa (2/10/2018)

Menkeu akan  fokus untuk membantu BNPB dan Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah dalam penangangan gempa Sulawesi Tengah.

“Kami menggunakan seluruh instansi vertikal Kemenkeu yang sebagian menjadi tempat pengungsian, untuk mendapatkan pasokan makanan dan minuman bagi yang cukup, sehingga dapat membantu para pengungsi,” ujar  Menkeu.

BacaPemerintah Kucurkan Dana APBN untuk Penanganan Gempa Palu

Indonesia yang terletak di wilayah pertemuan 2 patahan tektonik bumi dan di lingkaran api vulkanik memiliki potensi bencana alam gempa dan gunung berapi yang tinggi.

Dari data, rata-rata kerugian per tahun dari bencana alam mencapai Rp 22 triliun belum termasuk kerugian jiwa.

Untuk itu, Kementerian Keuangan akan berkonsultasi dengan negara negara lain dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, untuk menciptakan instrumen baru terkait pembiayaan penanggulangan bencana.

“Kami tengah merumuskan perbaikan sistem dan instrumen pembiayaan, belajar dari pengalaman Indonesia sendiri maupun dari negara-negara lain, agar pemerintah dapat secara efektif membantu daerah terkena bencana secara cepat,” katanya

Pihaknya juga memasukkan inisiatif melakukan asuransi gedung pemerintahan sebagai pilot percobaan di lingkungan Kementerian Keuangan mulai 2019, yang diharapkan akan dapat diperluas untuk keseluruhan Barang Milik Negara (BMN).

Editor : Ari Utari

Bagaimana menurut pembaca?