Tengok.id – Gedung Istora di komplek Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, sepanjang hari Minggu (26/8/2018) ini akan kembali bergemuruh. Pertandingan Bulutangkis Asian Games 2018 yang digelar di Istora pada Minggu hari ini memasuki babak perempat final dan semifinal.

Setelah menyelesaikan dua nomor (Beregu Putra dan Beregu Putri) pada Rabu (22/8/2018) lalu, pada hari Minggu (26/8/2018) ini akan dipertandingkan seluruh nomor sisa yang berjumlah lima. Yaitu Tunggal Putri, Tunggal Putra, Ganda Putri, Ganda Putra, dan Ganda Campuran.  

Menariknya, dari lima nomor sisa itu, tim Bulutangkis Indonesia akan turun di empat nomor. Yaitu Tunggal Putra, Ganda Putri, Ganda Putra, dan Ganda Campuran.

Baca: Skateboard, Ketika Laut tak Berombak

Di nomor Tunggal Putra yang hari ini memasuki babak perempatfinal, ada dua pebulutangkis terbaik Indonesia yang akan berlaga. Yaitu Jonathan Christie yang akan berlaga melawan Wong Wingki Vincent (Hongkong) dan Anthony Sinisuka Ginting yang akan bertanding melawan pebulutangkis asal China, Chen Long.

Di nomor Ganda Putra yang hari ini juga memasuki babak perempatfinal, juga ada dua pasangan pebulutangkis Indonesia yang akan turun. Yaitu pasangan Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto  yang akan bertanding melawan pasangan pebulutangkis Malaysia Ong Ys/Teo Ey dan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang juga akan berlaga melawan pasangan bulutangkis Malaysia Goh Vs/WK Tan.

Di nomor Ganda Putri yang hari ini memasuki babak perempatfinal, pasangan pebulutangkis Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berlaga melawan M Matsutomo M/A Takahashi, tim Ganda Putri asal Jepang.

Sementara itu di nomor Ganda Campuran yang pada Minggu hari ini memasuki babak semifinal, pasangan Ganda Campuran legendaris Indonesia Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir  (Indonesia) akan berhadapan dengan pasangan Ganda Campuran asal China Zheng Siwei/Huang Yaqiong guna memperebutkan tiket ke final.

 

Target 2 Emas

Lantas, bagaimana peluang para pebulutangkis Indonesia yang hari ini berlaga di gedung Istora Senayan, Jakarta? Peluang memenangi pertandingan demi meraih tiket ke babak selanjutnya, tentu saja selalu ada dan terbuka.

Di nomor Tunggal Putra, misalnya, peluang Jonathan Christie untuk melaju ke babak perempatfinal akan lebih besar dibanding Anthony Sinisuka Ginting. Jonathan yang kini berada di peringkat ke-11 dunia versi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per Maret 2018, diprediksi tidak akan menemui kesulitan berarti untuk menundukkan lawannya, Wong Wingki Vincent (Hongkong), yang memiliki peringkat jauh di bawah Jonathan.

Sebaliknya Anthony Sinisuka Ginting (peringkat 10 dunia) akan dihadapkan pada laga yang tidak mudah melawan Chen Long dari China (peringkat 4 dunia). Anthony Ginting bisa jadi akan kembali mengulang pertandingan serupa ketika menghadapi Shi Yuqi (peringkat 5 dunia) asal China di final Beregu Putra pada Rabu (22/8/2018) lalu.

Seperti halnya menghadapi Shi Yuqi, pebulutangkis berusia 21 tahun asal Bandung, Jawa Barat berdarah Karo, Sumatera Utara ini  diprediksi akan bertanding habis-habisan melawan Chen Long.

Di nomor Ganda Putra, dua pasangan pebulutangkis Indonesia yang berlaga pada hari ini, sama-sama berpeluang menuju babak semifinal. Pasangan  Fajar Alfian/Muhamad Rian Ardianto (peringkat 10 dunia) diprediksi tidak akan menemui kesulitan berarti saat melawan pasangan pebulutangkis Malaysia Ong Ys/Teo Ey di Istora Senayan, sore ini.

bulutangkis
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo

Sedangkan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (peringkat 1 dunia) juga diprediksi akan menang mudah melawan pasangan bulutangkis Malaysia Goh Vs/WK Tan, dan melaju ke babak semifinal. Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo bahkan jadi andalan Indonesia dalam meraih medali emas dari cabang Bulu Tangkis.

Dalam gelaran Asian Games 18 tahun 2018 yang kini tengah berlangsung di Jakarta dan Palembang, dari cabor Bulutangkis, Indonesia menargetkan 2 dari 7 medali emas yang diperebutkan.

Selain Ganda Putra, medali emas juga diharapkan diraih pasangan Ganda Campuran  legendaris Indonesia Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir (peringkat 2 dunia) yang sore ini akan berlaga melawan pasangan asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong (peringkat 9 dunia), di babak semifinal.  

Meski bukan lawan yang mudah, pasangan Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir diprediksi akan memenangi pertandingan dan meraih tiket ke babak final. Di final, diperkirakan mereka akan berhadapan dengan pasangan Ganda Campuran asal China lainnya, Wang Yilyu/Huang Dongping (peringkat 3 dunia) yang di semifinal berlaga melawan pasangan asal Hongkong, CM Tang/YS Tse.

Baca: Masyarakat Optimis Indonesia Masuk 10 Besar

Pada gelaran Asian Games 17 di Incheon, Korea Selatan, tahun 2014, pasangan Tontowi/Liliyana harus puas di posisi kedua dan meraih medali perak setelah di partai final ditekuk pasangan Ganda Campuran China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Sebagai pemilik medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dan dua gelar juara dunia, Tontowi/Liliyana tentu sudah kenyang pengalaman untuk tampil di turnamen mayor. Karena itu tidak berlebihan jika sekiranya masyarakat Indonesia menaruh harapan besar bagi pasangan Tontowi/Liliyana untuk meraih medali emas di Asian Games 18 tahun 2018.

Di nomor Ganda Putri yang hari ini juga memasuki babak perempatfinal, pasangan Ganda Putri terbaik Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu (peringkat 7 dunia), tampaknya akan menapaki jalan terjal guna meraih tiket semifinal.

Pada sore ini,  Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berhadapan dengan pasangan tangguh asal Jepang, Misaki Matsutomo M/Ayaka Takahashi  (peringkat 2 dunia). Meski terasa berat, toh segala kemungkinan bisa terjadi di arena.

 

Olahraga Favorit Bangsa Indonesia

Bulutangkis (Badminton) merupakan olahraga yang digemari masyarakat Indonesia (selain sepakbola) sejak masa penjajahan. Maka, ketika Jakarta terpilih sebagai kota penyelenggara Asian Games IV tahun 1962, Indonesia mengusulkan Bulutangkis yang kala itu dikenal dengan sebutan Bola Tepok sebagai salah satu cabor yang dipertandingkan di ajang Asian Games IV.

Usulan itu diterima Dewan Federasi Asian Games (kini Olympic Committee Asian Games/OCA) dan seluruh negara pesertanya. Bulutangkis pun resmi dipertandingkan di Asian Games, dan pertama kali dikompetisikan di Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta.  

Dalam gelaran Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta itu, Indonesia menjadi juara umum di cabor Bulutangkis dengan menyabet 5 medali emas dari 6 nomor yang dipertandingkan (kala itu nomor Ganda Campuran belum dipertandingkan). Sejak itu, bulutangkis menjadi cabor andalan Indonesia dalam mendulang medali emas di setiap gelaran Asian Games.

bulutangkis
Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir

 Empat tahun lalu di Incheon, Korea Selatan (Asian Games 17 tahun 2014), dari cabor Bulutangkis, Indonesia meraih dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Medali Emas dipersembahkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Ganda Putra dan Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii di Ganda Putri. Untuk perak diraih Tontowi/Liliyana di nomor Ganda Campuran, dan satu perunggu diraih Praveen Jordan/Debby Susanto. 

Kini di Asian Games 18 tahun 2018, tim Bulutangkis Indonesia baru mengantongi 1 medali perak dari nomor Beregu Putra dan 1 medali perunggu dari nomor Beregu Putri, dua dari tujuh nomor yang dipertandingkan dalam cabor Bulutangkis di Asian Games.

Dari lima nomor sisa, Indonesia hanya berharap penambahan medali di empat nomor yang hari ini dipertandingkan yaitu Tunggal Putra, Ganda Putra, Ganda Putri, dan Ganda Campuran. Satu nomor lagi, Tunggal Putri, para pebulutangkis Indonesia sudah kandas di babak penyisihan.  

Bagaimana peluang mereka? Yuk, kita dukung mereka.***

 

Editor : Hasanuddin

 

Jadwal Pertandingan Bulutangkis Indonesia Hari Ini (Minggu, 26 Agustus 2018)

  1. Tunggal Putra (Babak Perempatfinal)
    • Jonatan Christie (Indonesia) vs Wong Wingki Vincent (Hongkong)
    • Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) vs Chen Long (China)
  2. Ganda Putra (Babak Perempatfinal)
    • Alfian F/Ardianto (Indonesia) vs Ong Ys/Teo Ey (Malaysia)
    • Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia)  vs Vs Goh Vs/WK Tan (Malaysia)
  3. Ganda Putri (Babak Perempatfinal)
    • Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia)  vs Misaki Matsutomo M/Ayaka Takahashi (Jepang)
  4. Ganda Campuran (Babak Semifinal)
    • Ahmad Tontowi/Liliyana Natsir  (Indonesia) vs Zheng S/Huang Y (China)

Bagaimana menurut pembaca?