Tengok.id, Jakarta – Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan latihan menembak program kerja Triwulan III tahun 2018. Latihan ini berlangsung di lapangan tembak marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, kemarin.

Kegiatan latihan tersebut diikuti oleh sekitar 20 perwira dan bintara penembak laras pendek menggunakan pistol jenis sig sauer dan 134 prajurit penembak laras panjang menggunakan senjata jenis SS1.

“Latihan menembak ini dimaksudkan untuk menjaga naluri tempur prajurit sekaligus meningkatkan kemampuan menembak perorangan bagi prajurit,” ujar Komandan Detasemen Markas (Denma) Kolinlamil Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian di sela-sela latihan.

Selain itu, kata Denma Kolinlamil, latihan menembak ini dimaksudkan pula untuk meningkatkan keterampilan  setiap prajurit dalam menggunakan senjata perorangan. Tujuannya, supaya mampu mencapai standar menembak yang telah ditetapkan oleh satuan dalam rangka menunjang tugas ke depan.

Sebelum melaksanakan latihan, para prajurit mendapatkan  pengarahan untuk bersungguh-sungguh dan selalu melaksanakan prosedur penggunaan senjata dengan baik dan benar agar kemampuan menembak baik dengan menggunakan laras panjang atau pendek dapat meningkat.

Baca: Bandara di Perbatasan Dapat Berfungsi untuk Pertahanan dan Keamanan

Dalam siaran pers Dispen Kolinlamil yang diterima redaksi disebutkan, latihan menembak menggunakan laras panjang Senapan Serbu 1 (SS1) buatan Pindad ini, dilakukan dalam tiga sikap menembak yaitu  berdiri, jongkok dan tiarap. Dalam latihan tersebut jarak tembak 100 sampai dengan 300 meter, para peserta latihan menembak harus dapat membuat gambar bidik yang benar dan tepat.

“Menembak merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit, sehingga suatu ketika ditugaskan ke daerah operasi tetap dalam keadaan siap,” terangnya.

kolinlamil tembak
Prajurit Kolinlamil melaksanakan latihan menembak di lapangan tembak mariner, Cilandak, Jakarta Selatan.

Sedangkan para perwira berlatih menembak dengan senjata jenis Pistol dilakukan sikap berdiri dengan jarak 20 meter.

Latihan menembak dengan menggunakan senjata SS1 dan pistol ini dilakukan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut sehingga sasaran utama dari latihan menembak ini bisa tercapai dengan baik.***

Bagaimana menurut pembaca?