Tengok.id, Jakarta – Kasus kebohongan Ratna Sarumpaet rupanya bergulir kemana-mana. Bahkan, nama Amien Rais pun ikut disertakan dalam berita hoax, dan kini Polda Metro Jaya juga sudah melayangkan surat panggilan ke pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Sembari menunjukkan surat panggilan Nomor S.Pgl/9182/X/2018/Ditreskrimum, pada Senin (8/10/2018), tim hukum dan advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menunjukkan status pemanggilan Amien Rais sebagai saksi. Amien akan dimintai keterangan terkait tindak pidana menyampaikan berita hoax.

Isi surat tersebut adalah, dalam peristiwa terjadinya tindak pidana menyampaikan berita bohong di sosial media sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 UU RI No. 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau Pasal 14 ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana, yang terjadi pada 2 Oktober 2018 di Jakarta.

Surat panggilan tersebut didasari Pasal 7 ayat 1 huruf g, Pasal 11, Pasal 112 ayat 1 dan 2, serta Pasal 113 KUHP. Kemudian UU No.2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, Laporan Polisi Nomor LP/891/X/2018/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 2 Oktober 2018 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor Sp.Sidik/4284/X/2018/Ditreskrimum tertanggal 2 Oktober 2018.

BacaTelaah Kasus Kebohongan Ratna Sarumpaet, Benarkah Skenario Intelijen?

Menurut Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzhar Simanjuntak, kepada awak media, Senin (8/10/2018), pihaknya menghargai proses hukum. Namun panggilan tersebut, menurutnya, merupakan upaya politik yang tidak sehat di tengah kontestasi politik saat ini.

“Bagi kami, sebenarnya kasus kebohongan tersebut sudah selesai ketika Ibu Ratna sudah mengakui kebohongannya, dia melakukan kebohongan kemudian diproses secara hukum. Tapi kemudian ternyata beberapa tokoh tokoh yang menjadi korban kebohongan justru ada kecenderungan dikriminalisasi,” ujaer  Dahnil.

Sementara itu,  Amien Rais memastikan akan memenuhi panggilan polisi terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet. Setelah memenuhi panggilan, Amien mengaku akan menyampaikan fakta menarik.

“Saya akan datang di Polda ya. Setelah itu, saya akan membuat fakta yang in sha allah akan menarik perhatian,” ucap  Amien Rais di Posko Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Amien, yang juga Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menerangkan bahwa fakta menarik yang akan ia beberkan adalah  terkait penegakan hukum dan korupsi di Indonesia.

“Tentang penegakan hukum dan korupsi yang sudah mengendap lama di KPK akan saya buka pelan-pelan,” kata Ketua Dewan Kehormatan PAN itu.

Polda Metro Jaya melayangkan panggilan kepada Amien Rais pada 5 Oktober 2018. Namun Amien tak memenuhi panggilan karena terkendala waktu dan adanya kesalahan administrasi pada surat pemanggilan.

Polisi kembali melayangkan panggilan kedua pada Rabu (10/10). Atas pemanggilan kedua tersebut, Amien Rais memastikan diri akan hadir.

Bagaimana menurut pembaca?